Plaza Indonesia


Kemarin, saya berkesempatan melihat Jakarta lewat Manggarai. Hari ini, saya menghabiskan Sore-menjelang-malam Sabtu saya di Plaza Indonesia; melihat Jakarta lewat Plaza Indonesia.

Yang saya lihat, pada dasarnya sama. Sama-sama manusia, melakukan aktivitasnya masing-masing, mirip-mirip. Mungkin hanya beda merk dan beda bahan. Jika kemarin saya melihat anak-anak berkopiah menenteng kotak Amal Jariyah, hari ini saya melihat anak-anak bertopi NY Yankees menenteng kantong The Goods Dept dan Superdry. Jika kemarin saya melihat anak-anak yang berteriak-teriak dan mengumpat kasar dengan gamblang, hari ini saya melihat anak-anak yang nyerocos berbahasa Inggris dengan Mami dan Papinya. Kopi hitam pekat dan bakwan bapak-bapak pinggir stasiun tergantikan oleh Macchiato dan Cheesecake Starbucks. Tentengan barang grosiran  ibu-ibu pulang belanja yang turun dari komuter Tanah Abang-Manggarai juga tergantikan oleh keluaran terbarunya Longchamp dan Diane von Furstenberg.

Tidak beda jauh, pada dasarnya sama-sama manusia, sama-sama anak-anak yang bermain bersama temannya, sama-sama bapak-bapak yang ingin bersosialisasi dengan sebayanya (juga berbicara tentang politik dan bisnis, tentu), sama-sama ibu-ibu yang gemar belanja sana sini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: